Perbedaan IP Address dan DNS
Internet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang
ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer
yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya.
Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data
antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node
tujuan dalam topologi dari sistem routing.
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system
yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang
mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa
digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau
e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Dalam OSI layer, IP address menempati layer ke 3 atau network
layer sedangkan DNS menempati layer ke 7 atau Applications layer.
IP address adalah sistem pengalamatan sedangkan DNS hanyalah
service atau layanan yang menjadikan nama sebuah komputer berfungsi seperti
sebagai alamat.
Dalam praktek, terutama pada jaringan yang besar dengan cakupan
yang luas, fungsi DNS dijalankan oleh sebuah server DNS.
Kelebihan DNS dibanding IP adalah:
1. Memudahkan untuk mengingat
sebuah alamat.
IP address ditulis dalam format bilangan desimal dengan panjang
16 digit untuk IPversi 4 dan untuk IP versi 6 ditulis dalam format bilangan
heksadesimal sebanyak 32 digit, dengan format penulisan alamat dalam
bilangan atau angka yang panjang tersebut maka akan sulit bagi pengguna
komputer untuk mengingatnya.
Peran DNS adalah membuat pengguna komputer untuk lebih mudah mengingat sebuah
alamat yang hanya berupa kata-kata atau nama saja. Pengguna komputer tidak
perlu lagi mengingat angka-angka alamat IP karena tugas DNS-lah yang akan
mengarahkan sebuah nama kepada sebuah alamat IP.
2. IP berubah, nama DNS tidak
perlu diubah.
Jika sebuah website menganti ISP atau internet service provider
maka pemilik website tidak perlu repot-repot untuk mengganti IP address sesuai
dengan ISP yang baru karena tugas DNS yang akan mengarahkan nama website
tersebut kepada alamat IP yang baru tersebut. Jika perubahan pada IP address
harus membuat nama ikut berubah betapa repotnya pemilik website untuk
menganti-ganti namanya juga.
3. Penggunaan DNS sangat terasa manfaatnya terutama pada
penamaan sebuah alamat website pada jaringan internet atau jaringan LAN yang
besar dengan jumlah klien yang sangat banyak.
Komentar
Posting Komentar